Mengenal OpenStack

OpenStack merupakan platform open source yang dapat digunakan untuk membangun sebuah komputasi awan berupa Layanan Infrastruktur (IaaS) yang dapat dijalankan di semua komuditas perangkat keras. Opentack bersifat open source, open design, dan open development yang berarti semua kode sumber, design, dan pengembangannya dipublikasikan secara online sehingga siapapun dapat berkontribusi dalam proyek pembuatan platform ini. Openstack akan terus memproduksi berbagai macam platform komputasi awan open source sesuai dengan kebutuhan penyedia public cloud dan private cloud dari penyedia cloud bersekala kecil hingga besar. Openstack mengendalikan kumpulan dari berbagai sumber daya pengolahan (compute), penyimpanan (storage), dan jaringan (networking) yang terdapat pada data center.

Openstack memiliki berbagai macam projek yang saling berhubungan satu sama lain untuk memberikan komponen-komponen yang dibutuhkan oleh infrastruktur komputasi awan. Setiap komponen dilengkapi dengan API sehingga semua komponen yang mengendalikan sumber daya data center ini bisa dikelola melalui tampilan antarmuka yang dapat dibangun sendiri oleh administrator. API openstack memiliki tingkat kompatibilitas tinggi yang berarti API masih dapat digunakan pada komponen openstack yang berbeda versi. Projek openstack merupakan kolaborasi secara umum dan keseluruhan dari berbagai pengembang dan teknologi komputasi awan yang fokus pada kemudahan dalam pengimplementasian, berskalabilitas tinggi, dan memilliki berbagai macam fitur. Openstack didisain untuk skalabilitas horizontal yang tinggi, sehingga administrator dapat dengan mudah menambahkan sumber daya pengolahan (compute), penyimpanan (storage), dan jaringan (networking) baru untuk meningkatkan cloud-nya setiap saat.

Versi OpenStack

OpenStack dikembangkan dan dirilis setiap 6 bulan sekali, setelah rilis untuk yang pertama kali, perbaikan pada terhadap sistem openstack akan dilakukan pada setiap kali rilis. Adapun versi openstack dari pertama kali rilis hingga sekarang adalah sebagai berikut

No.

Seri

Tanggal Rilis

Status

Tanggal EOL

1.

Austin

21 Oktober 2010

Deprecated

2.

Bexar

03 Februari 2011

Deprecated

3.

Castus

15 April 2011

Deprecated

4.

Diablo

22 September 2011

EOL

06 Mei 2013

5.

Essex

05 April 2012

EOL

06 Mei 2013

6.

Folsom

27 September 2012

EOL

19 November 2013

7.

Grizzly

04 April 2013

EOL

29 Maret 2014

8.

Havana

17 April 2014

EOL

30 September 2014

9.

Icehouse

16 Oktober 2014

EOL

02 Juli 2015

10.

Kilo

03 April 2015

EOL

07 Desember 2015

11.

Libety

15 Oktober 2015

EOL

02 Mei 2016

12.

Mitaka

07 April 2016

EOL

10 April 2017

13.

Newton

06 Oktober 2016

Rilis ke-2

10 Oktober 2017

14.

Ocata

22 Februari 2017

Rilis ke-1

26 Februari 2018

15.

Pike

16.

Queens

Setiap seri dari openstack akan dirilis sebanyak tiga kali yaitu: initial release yang merupakan rilis pertama dari seri tersebut, Phase I – Latest Release yang merupakan rilis fase ke 1, Phase II – Maintainded Release merupakan rilis fase ke 2 yang telah dilakukan berbaikan, dan Phase III – Legacy Release yang merupakan rilis terahir dari sei openstack tersebut. Seri openstack yang telah memasuki rilis ke 3 tidak akan dirilis kembali dan tidak akan ada penambahan fitur lagi setelahnya atau biasa disebut EOL (End-Of-Life). Seri openstack dengan status Deprecated menunjukkan bahwa seri tersebut sangat tidak disarankan oleh pihak pengembang openstack untuk digunakan dalam membangun cloud karena ditinjau dari berbagai faktor termasuk faktor keamanan.

REF : [1] https://releases.openstack.org/, [2] http://docs.openstack.org/admin-guide-cloud/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s