Mengenal IPv6 dan Pentingnya Migrasi Ke IPv6

ipv6-logoUntuk memperjelas masalah yang sedang dihadapi oleh seorang admin jaingan hari ini, IPv4 hanya dapat menyediakan jumlah alamat berbeda maksimal sebanyak 4,294,967,296 (4,2 Milyar). Dari jumlah ini, hanya 3,7 Milyar yang dapat digunakan karena penggunaan IPv4 dibagi menjadi kedalam kelas-kelas dan sejumlah alamat digunakan untuk kepentingan multicasting, uji coba, dan berbagai macam penggunaan lainnya seperti IP Private dan lain-lain.

Berdasarkan data pada ahir jarnuari 2007, sekitar 2,4 milyar IP telah digunakan oleh pengguna perorangan maupun ISP. Sehingga pada tahun 2007, IP yang tersedia hanya 1,3 milyar dari total IP yang dapat digunakan. Meskipun ini merupakan angka yang besar namun IPv4 akan segera habis dan komunitas internet telah melakukan analisa bahwa IPv4 akan habis pada tahun 2010 dan ada yang menyatakan IPv4 akan habis pada tahun 2013.

Beberapa alasan yang dapat menguatkan pentingnya penggunaan IPv6 adalah

  • Milyaran Pengguna

Untuk memenuhi kebutuhan milyaran pengguna maupun konsumen baru dari perangkat, handphone, mobil, PDAs, rumah dan pabrik yang terhubung ke internet, dan lain-lain

  • Akses dari manapun

Dengan setiap perangkat terhubung secara langsung akan memudahkan dalam mengaksesnya tanpa harus membangun tunnel seperti Virtual Private Network yang dapat menurunkan bandwidth.

  • Masalah NAT

untuk beberapa aplikasi atau perangkat yang sulit, mahal, dan tidak mungkin untuk beroperasi dibelakang Router NAT seperti IP Telephony, IP FAX, peer-to-peer gaming, server pibadi, dan lain-lain

HEADER IPV6

Header IPv6 berbeda dengan IPv4 dan memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingakan dengan IPv4. Berikut keuntungan dari penyederhanaan header yang digunakan oleh IPv6 dibandingakan dengan IPv4:

ip6

  1. Memiliki efisiensi routing yang lebih baik untuk meningkatkan performa dan tingkat sklabilitas forwarding-rate
  2. Tidak memiliki broadcast sehingga tidak berpotensi terjadinya bencana broadcast (broadcast storm)
  3. Tidak lagi membutuhkan proses untuk checksums
  4. memiliki Flow Label sehingga tidak perlu lagi untuk melakukan identifikasi macam-macam traffic flows

PENGALAMTAN IPV6

Pada IPv4 dengan panjang 32-bit yang dikelompokkan menjadi setiap 8 bit dengan tanda pemisah berupa “.”. Sedangkan IPv6 memiliki ukuran yang lebih panjang yakni 128-bit dan menggunakan tanda “:” sebagai pemisah pada setiap 16-bit.

Berikut contoh alamat IPv6 dan beberapa aturan yang harus dipatuhi untuk dapat direpresntasikan kedalam penulisan yang lebih sederhana.

2031:0000:130F:0000:0000:09C0:876A:130B

Terdapat beberapa panduan untuk memperpendek alamat diatas, yaitu

  • Awalan “0” pada setiap 16-bit bersifat opsional sehingga bisa tidak ditulis. Sepeti 09C0 dapat dituliskan menjadi 9C0.

  • 0000 dapat ditulis menjadi 0 shingga alamat diatas dapat menjadi 2031:0:130F:0:0:09C0:876A:130B

  • Angka 0 yang berturut-turut dapat direpresntasikan menjadi “::”. Namun perlu diingat metode ini hanya dapat dilakukan satu kali pada sebuah alamat. Dengan demikian alamat 2031:0000:130F:0000:0000:09C0:876A:130B sama dengan 2031:0000:130F::09C0:876A:130B

Contoh lain:

  • 2031:0000:130F:0000:0000:09C0:876A:130B

    • Sama dengan 2031:0:130F::09C0:876A:130B

    • Namun tidak boleh ditulis menjadi 2031::130F::09C0:876A:130B. Perhatikan aturan ke 3 diatas

  • 2031:0000:0000:0000:0000:0000:0000:130B

    • Sama dengan 2031::130B

  • 0000:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0001

    • Sama dengan 0:0:0:0:0:0:0:1

    • Sama dengan ::1

  • 0000:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0000

    • Sama dengan 0:0:0:0:0:0:0:0

    • Sama dengan ::

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s